“Yang pesan bukan dari Purwakarta saja. Dari Bandung, Depok, Jakarta, dan daer ah lainnya juga minta dikirimi produk jualan. Jadi, pelanggan kita sudah banyak dari luar Purwakarta,” ujar Ihat.
Meski demikian, kapasitas produksi masih menjadi tantangan karena saat ini Ihat baru memiliki satu mesin, sementara permintaan terhadap kulit puff pastry terus meningkat. Ia berharap dapat menambah peralatan produksi sekaligus tenaga kerja seiring perkembangan usahanya.
Perkembangan usaha juga dialami Muhamad Najmudin (30) yang mengembangkan pembibitan dan budidaya ikan lele sejak 2020. Ia menerima bantuan TKM Pemula pada 2021 ketika belum memiliki pengalaman di bidang budidaya. Selain bantuan modal, Najmudin juga mendapat pendampingan usaha.
Baca Juga:Anwar Sanusi: Birokrasi Harus Lebih Adaptif, Inovatif, dan ResponsifKasus Keracunan MBG, BGN Jelaskan Penyebab dan Sanksi untuk Dapur SPPG
Bantuan TKM Pemula digunakan untuk membeli ikan, sedangkan bantuan TKM Lanjutan pada 2022 dimanfaatkan untuk membeli berbagai peralatan dan melengkapi sarana kolam. Dari yang awalnya menyewa tempat dengan pembayaran menggunakan hasil panen padi, kini Najmudin telah memiliki tempat dan kolam sendiri.
“Alha mdulillah, bantuan TKM sangat terasa. Dulu saya nol pengalaman dan belum punya tempat, bahkan sewa tempat dibayar dengan padi. Sekarang saya sudah punya tempat dan kolam sendiri,” ujar Najmudin.
